ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style8[OneLeft]

Style8[OneRight]

Style4

Style5

Style9[OneLeft]

Style9[OneRight]

Style10[OneLeft]

Style10[OneRight]

Style11

Style12

imgnews

Aceh Utara - Aksi Demo mahasiswa terkait pengadaan mobil dinas dewan yang dianggarkan sebesar 5,7 miliar dari APBK perubahan 2015 di sambut oleh 7 anggota dewan aceh utara yang menemui mahasiswa, Rabu (25/11/2015). Mahasiswa dalam orasinya mendesak anggota dewan untuk menghapuskan anggaran pengadaan mobil dewan dan dialihkan ke program yang pro-rakyat.

Sekitar pukul 11:30 wib para pendemo meminta untuk melakukan audiensi dengan pihak dewan yang akhirnya disetujui oleh pihak dewan untuk melakukan audiensi di ruang serba guna. Audiesi tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Abdul Mutaleb, Ketua Pokja Anggaran Fauzi, Teungku Fauzan Hamza, Anzir, Teuku Bachtiar, Zainuddin Iba dan Arafat.

Pantauan exinews, mahasiswa meminta kejelasan dan rincian anggaran sebesar 5,7 miliar tersebut. “Anggaran sebesar 5,7 miliar seharunya dianggarkan untuk mensejahterakan rakyat bukan malah untuk membeli fasilitas dewan dan eksekutif, anggaran 5,7 miliar tersebut anggaran yang besar semestinya dewan harus lebih jeli dalam memutuskan dan mengesahkan anggaran" kata Maimun Sanjaya, koordinator aksi.“Anggaran tersebut harus di rasionalkan kembali agar sebagian bisa di alihkan untuk program pro-rakya” tambah maimun.

Mahasiswa juga mempertanyakan tentang kebenaran data yang mereka dapatkan untuk pengalokasian anggaran pengadaan mobil 3,7 miliar dari total 5,7 miliar kepada pihak DPRK, yaitu : 

1.    Ciptakarya 1 unit mobil seharga Rp. 400jt
2.    Dinas Pengairan 1 unit mobil seharga Rp. 400jt

3.    Kabag Hukum Sekda 1 unit mobil seharga Rp. 245jt

4.    Kabag Perkir 1 unit mobil seharga Rp. 245jt

5.    Camat Dewantara 1 unit mobil seharga Rp. 245jt

6.    Camat Jambo Aye 1 unit mobil seharga Rp. 245jt

7.    Bappeda 1 unit mobil seharga Rp. 245jt

8.    Danlanal 1 unit mobil seharga Rp. 280jt

9.    Kapolres Aceh Utara 1 unit mobil seharga Rp. 480jt

Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Utara, Abdul Mutaleb menanggapi bahwa DPRK aceh utara hanya melakukan pinjam pakai atas pengadaan 10 unit mobil baru untuk dewan dalam APBK Perubahan 2015 dengan anggaran Rp 2 miliar. Namun . Taliban tidak memiliki rincian anggaran Rp 3,7 miliar yang diperuntukan untuk anggaran pembelian mobil eksekutif. “kami dari pihak legeslatif hanya pinjam pakai 10 unit mobil dengan anggaran sekitar Rp 2 miliar, untuk masalah Rp 3,7 miliar silahkan jumpai pihak eksekutif untuk menanyakan kemana mobil baru tersebut diperuntukkan” jelas Taliban kepada mahasiswa dan wartawan yang mengikuti audiensi.

Akhirnya setelah audiensi selesai pihak Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara menyetujui menandatangani kesepakatan untuk merasionalkan kembali anggaran pembelian mobil dinas legislatif dan pejabat eksekutif dalam APBK Perubahan 2015 senilai Rp5,7 miliar. (mu)

Baca Juga :

About Author sohibcagok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top